Jakarta - Perbanas mencatat 90 persen UMKM belum mengajukan kredit ke bank karena merasa belum membutuhkan pembiayaan dan masih mengandalkan modal sendiri.
Foto Bisnis
Perbanas Ungkap Penyebab Rendahnya Penyaluran Kredit UMKM
Ketua Umum Perbanas Hery Gunardi dan Ketua Bidang Riset & Kajian Ekonomi & Perbankan Perbanas Aviliani memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (18/6/2026).Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mencatat 90% UMKM merasa belum perlu mengajukan kredit ke perbankan. Hal tersebut menjadi salah faktor utama yang menyebabkan rendahnya kredit perbankan terhadap UMKM. Foto: Agung Pambudhy/ detikFoto
Ketua Bidang Riset dan Kajian Ekonomi & Perbankan Perbanas Aviliani memaparkan hasil kajian terkait kredit UMKM dalam konferensi pers di Jakarta. Menurutnya, rendahnya penyaluran kredit UMKM lebih dipengaruhi minimnya permintaan pembiayaan dari pelaku usaha. Foto: Agung Pambudhy/ detikFoto
Berdasarkan hasil riset Perbanas, 88% UMKM menjalankan usahanya dengan dana pribadi. Perbanas pun mendorong UMKM untuk mengajukan kredit ke perbankan untuk memenuhi kebutuhan pendanaan ekspansi.Temuan ini disebut sebagai tantangan struktural bagi perbankan nasional. Pasalnya, pertumbuhan pembiayaan UMKM tercatat kontraksi meski secara umum kredit perbankan terus tumbuh positif.
Ketua Umum Perbanas, Hery Gunardi, menegaskan temuan ini menunjukkan persoalan kredit UMKM bukan karena terbatasnya pasokan kredit perbankan, melainkan rendahnya permintaan. Padahal, tingkat persetujuan kredit UMKM relatif tinggi.
Perbanas mencatat 90 persen UMKM belum mengajukan kredit ke bank karena merasa belum membutuhkan pembiayaan dan masih mengandalkan modal sendiri. Foto: Agung Pambudhy/ detikFoto










































