Devisa Ekspor Batu Bara Tembus Rp268 Triliun pada Semester I 2026

Foto Bisnis

Devisa Ekspor Batu Bara Tembus Rp268 Triliun pada Semester I 2026

Grandyos Zafna - detikFinance
Rabu, 22 Jul 2026 09:58 WIB

Palembang - Devisa ekspor batu bara pada semester I 2026 mencapai US$14-15 miliar, sementara PNBP sektor ESDM telah menyentuh Rp85,58 triliun.

Foto udara kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). Kementerian ESDM  menyatakan devisa ekspor batu bara selama semester I 2026  telah mencapai 14 miliar-15 miliar dollar AS atau mencapai Rp250 triliun hingga Rp268 triliun sedangkan realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM sudah mencapai Rp85,58 triliun atau 62,84persen dari target PNBP tahun 2026 sebesar Rp136,18 triliun, capaian tersebut menunjukkan sektor pertambangan masih mampu menopang perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd
Foto udara kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan,Β kemarin. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Foto udara kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). Kementerian ESDM  menyatakan devisa ekspor batu bara selama semester I 2026  telah mencapai 14 miliar-15 miliar dollar AS atau mencapai Rp250 triliun hingga Rp268 triliun sedangkan realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM sudah mencapai Rp85,58 triliun atau 62,84persen dari target PNBP tahun 2026 sebesar Rp136,18 triliun, capaian tersebut menunjukkan sektor pertambangan masih mampu menopang perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd
Sektor pertambangan, khususnya komoditas batu bara, masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Β ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Foto udara kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). Kementerian ESDM  menyatakan devisa ekspor batu bara selama semester I 2026  telah mencapai 14 miliar-15 miliar dollar AS atau mencapai Rp250 triliun hingga Rp268 triliun sedangkan realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM sudah mencapai Rp85,58 triliun atau 62,84persen dari target PNBP tahun 2026 sebesar Rp136,18 triliun, capaian tersebut menunjukkan sektor pertambangan masih mampu menopang perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat devisa ekspor batu bara pada semester I 2026 mencapai kisaran US$14 miliar hingga US$15 miliar, atau setara sekitar Rp250 triliun hingga Rp268 triliun.
Β ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Foto udara kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). Kementerian ESDM  menyatakan devisa ekspor batu bara selama semester I 2026  telah mencapai 14 miliar-15 miliar dollar AS atau mencapai Rp250 triliun hingga Rp268 triliun sedangkan realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM sudah mencapai Rp85,58 triliun atau 62,84persen dari target PNBP tahun 2026 sebesar Rp136,18 triliun, capaian tersebut menunjukkan sektor pertambangan masih mampu menopang perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd

Capaian tersebut menunjukkan permintaan batu bara Indonesia di pasar internasional masih tetap terjaga meski dunia dihadapkan pada perlambatan ekonomi, fluktuasi harga komoditas, serta dinamika geopolitik yang memengaruhi perdagangan global.
Β ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Foto udara kapal tongkang pengangkut batu bara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (21/7/2026). Kementerian ESDM  menyatakan devisa ekspor batu bara selama semester I 2026  telah mencapai 14 miliar-15 miliar dollar AS atau mencapai Rp250 triliun hingga Rp268 triliun sedangkan realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM sudah mencapai Rp85,58 triliun atau 62,84persen dari target PNBP tahun 2026 sebesar Rp136,18 triliun, capaian tersebut menunjukkan sektor pertambangan masih mampu menopang perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/sgd

Selain memberikan kontribusi terhadap devisa negara, sektor ESDM juga mencatat kinerja positif dari sisi penerimaan negara. Hingga pertengahan 2026, realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM telah mencapai Rp85,58 triliun, atau sekitar 62,84 persen dari target PNBP tahun 2026 sebesar Rp136,18 triliun.
Β ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Devisa Ekspor Batu Bara Tembus Rp268 Triliun pada Semester I 2026
Devisa Ekspor Batu Bara Tembus Rp268 Triliun pada Semester I 2026
Devisa Ekspor Batu Bara Tembus Rp268 Triliun pada Semester I 2026
Devisa Ekspor Batu Bara Tembus Rp268 Triliun pada Semester I 2026
Devisa Ekspor Batu Bara Tembus Rp268 Triliun pada Semester I 2026
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads