Subsidi Kedelai Jaga Asa Perajin Tahu Tempe

Foto Bisnis

Subsidi Kedelai Jaga Asa Perajin Tahu Tempe

Agung Pambudhy - detikFinance
Rabu, 22 Jul 2026 14:24 WIB

Jakarta - Stabilitas pasokan kedelai diperkuat lewat subsidi SPHP dan dukungan anggaran Rp500 miliar demi menjaga produksi tahu dan tempe.

Pekerja memasukkan kedelai ke dalam mesin penggiling di salah satu sentra produksi tahu dan tempe di Ternate, Maluku Utara, Rabu (22/7/2026). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi meminta Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) memperkuat rantai pasok kedelai impor guna menjamin ketersediaan bahan baku dan pemerintah juga menyalurkan subsidi melalui program Bantuan Stabilisasi Harga dan Pasokan (SPHP) sebesar Rp2.000 per kilogram dengan kuota awal 250.000 ton dan dukungan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk menjaga stabilitas pasokan serta mendukung usaha perajin tahu dan tempe. ANTARAFOTO/Andri Saputra/bar

Pekerja memasukkan kedelai ke dalam mesin penggiling di salah satu sentra produksi tahu dan tempe di Ternate, Maluku Utara, Rabu (22/7/2026). Foto: Antara Foto/Andri Saputra

Pekerja memasukkan kedelai ke dalam mesin penggiling di salah satu sentra produksi tahu dan tempe di Ternate, Maluku Utara, Rabu (22/7/2026). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi meminta Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) memperkuat rantai pasok kedelai impor guna menjamin ketersediaan bahan baku dan pemerintah juga menyalurkan subsidi melalui program Bantuan Stabilisasi Harga dan Pasokan (SPHP) sebesar Rp2.000 per kilogram dengan kuota awal 250.000 ton dan dukungan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk menjaga stabilitas pasokan serta mendukung usaha perajin tahu dan tempe. ANTARAFOTO/Andri Saputra/bar

Pemerintah melalui Kementerian Koperasi meminta Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) memperkuat rantai pasok kedelai impor guna menjamin ketersediaan bahan baku dan pemerintah juga menyalurkan subsidi melalui program Bantuan Stabilisasi Harga dan Pasokan (SPHP) sebesar Rp2.000 per kilogram dengan kuota awal 250.000 ton. Foto: Antara Foto/Andri Saputra

Pekerja memasukkan kedelai ke dalam mesin penggiling di salah satu sentra produksi tahu dan tempe di Ternate, Maluku Utara, Rabu (22/7/2026). Pemerintah melalui Kementerian Koperasi meminta Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) memperkuat rantai pasok kedelai impor guna menjamin ketersediaan bahan baku dan pemerintah juga menyalurkan subsidi melalui program Bantuan Stabilisasi Harga dan Pasokan (SPHP) sebesar Rp2.000 per kilogram dengan kuota awal 250.000 ton dan dukungan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk menjaga stabilitas pasokan serta mendukung usaha perajin tahu dan tempe. ANTARAFOTO/Andri Saputra/bar

Pekerja mengecek kualitas kedelai di salah satu sentra produksi tahu dan tempe di Ternate, Maluku Utara, Rabu (22/7/2026). Dukungan anggaran sekitar Rp500 miliar disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan serta mendukung usaha perajin tahu dan tempe. Foto: Antara Foto/Andri Saputra

Subsidi Kedelai Jaga Asa Perajin Tahu Tempe
Subsidi Kedelai Jaga Asa Perajin Tahu Tempe
Subsidi Kedelai Jaga Asa Perajin Tahu Tempe
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads