UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar

Foto Bisnis

UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar

Pradita Utama - detikFinance
Rabu, 29 Jul 2026 20:57 WIB

Jakarta - Pelaku UMKM kuliner khas Betawi di Jakarta Utara memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan produk.

Seorang pekerja menyelesaikan proses pembuatan makanan khas Betawi di salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026). Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Seorang pekerja menyelesaikan proses pembuatan makanan khas Betawi di salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026). Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Seorang pekerja menyelesaikan proses pembuatan makanan khas Betawi di salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026). Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.

Transformasi digital menjadi salah satu strategi yang dilakukan agar produk lokal mampu menjangkau lebih banyak konsumen. Selain melayani pembelian secara langsung, produk makanan kini dipasarkan melalui berbagai platform e-commerce, seperti Shopee, sehingga pesanan dapat datang dari berbagai wilayah.

Seorang pekerja menyelesaikan proses pembuatan makanan khas Betawi di salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026). Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Pemanfaatan marketplace memberikan peluang bagi UMKM untuk meningkatkan penjualan tanpa harus bergantung pada toko fisik. Berbagai produk makanan khas Jakarta dapat dipasarkan secara lebih luas dengan dukungan promosi digital dan sistem pengiriman yang semakin mudah.
Seorang pekerja menyelesaikan proses pembuatan makanan khas Betawi di salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026). Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Β Geliat UMKM berbasis digital di Jakarta Utara menunjukkan bahwa pelaku usaha mulai mampu mengikuti perkembangan pola belanja masyarakat yang kini lebih banyak dilakukan secara daring. Kehadiran platform digital menjadi jembatan antara produsen dan konsumen.
Seorang pekerja menyelesaikan proses pembuatan makanan khas Betawi di salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026). Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Selain memperluas jangkauan pasar, penjualan secara online juga membantu pelaku UMKM menjaga keberlangsungan usaha. Pesanan yang datang setiap hari melalui aplikasi menjadi sumber pendapatan tambahan yang cukup signifikan.
Β 
Seorang pekerja menyelesaikan proses pembuatan makanan khas Betawi di salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026). Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Di sisi lain, kualitas produk tetap menjadi perhatian utama. Proses produksi dilakukan dengan menjaga cita rasa, kebersihan, dan kualitas bahan baku agar mampu bersaing di pasar digital yang semakin kompetitif.
Β 
Seorang pekerja menyelesaikan proses pembuatan makanan khas Betawi di salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026). Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Pemerintah terus mendorong pelaku UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem digital melalui berbagai program pendampingan, pelatihan pemasaran, hingga peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana pengembangan usaha.
Seorang pekerja menyelesaikan proses pembuatan makanan khas Betawi di salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026). Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Digitalisasi UMKM diharapkan tidak hanya meningkatkan omzet penjualan, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Pertumbuhan usaha yang berkelanjutan menjadi salah satu penggerak perekonomian di tingkat lokal.
Β 
Seorang pekerja menyelesaikan proses pembuatan makanan khas Betawi di salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026). Di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM terus beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
Dengan memadukan kekayaan kuliner khas Jakarta dan pemanfaatan teknologi digital, UMKM di Jakarta Utara terus menunjukkan geliat positif. Adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen menjadi langkah penting agar produk lokal tetap eksis dan mampu bersaing di era ekonomi digital.
Β 
UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar
UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar
UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar
UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar
UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar
UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar
UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar
UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar
UMKM Kuliner Betawi Andalkan Digital untuk Perluas Pasar
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads