Jakarta - Rupiah yang sudah tidak layak edar ternyata masih dapat dimanfaatkan. Di FERBI 2026, limbah uang diperlihatkan telah diolah menjadi produk bernilai ekonomi.
Foto Bisnis
Melihat Rupiah Tak Layak Edar yang Disulap Jadi Produk Berguna
Suasana Pameran Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
FERBI 2026 berlangsung selama tiga hari, 14–16 Agustus 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan untuk mengenalkan Rupiah kepada masyarakat secara lebih dekat.
Pameran tersebut menampilkan perjalanan sejarah Rupiah sekaligus perkembangan teknologi dan infrastruktur pengelolaan uang yang semakin modern dan berkelanjutan.
Masyarakat juga diajak mengenal lebih dekat Rupiah, mulai dari proses pencetakan hingga peredarannya ke berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu yang diperkenalkan adalah pemanfaatan kembali limbah uang Rupiah yang sudah tidak layak edar dengan melibatkan sektor industri dan pelaku UMKM.
Limbah uang tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi tambahan bagi industri serta diolah menjadi berbagai produk seperti meja dan kursi.
Selain pameran, FERBI 2026 menghadirkan pengelolaan uang yang ramah lingkungan, serta literasi keuangan untuk membangun masyarakat yang lebih sehat secara finansial.
Melalui FERBI 2026, Bank Indonesia berharap masyarakat semakin memahami bahwa Rupiah bukan sekadar alat transaksi, tetapi juga simbol identitas bangsa Indonesia.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































