Jakarta - Pemerintah berencana memperketat penyaluran BBM subsidi mulai 2027. Pembelian Pertalite akan dibatasi agar subsidi lebih tepat sasaran.
Foto Bisnis
Pemerintah Perketat Penyaluran Pertalite Mulai 2027
Petugas melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di salah satu SPBU Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Pemerintah berencana memperketat penyaluran BBM subsidi mulai tahun depan sebagai upaya memastikan subsidi energi diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kuota BBM subsidi pada 2027 ditetapkan hanya sekitar 20,09 juta kiloliter (KL), turun tajam dibandingkan proyeksi penyaluran tahun ini yang mencapai sekitar 48 juta KL.
Kementerian Keuangan menyebut pengurangan kuota tersebut berkaitan dengan rencana pengendalian penyaluran BBM subsidi, termasuk untuk BBM jenis Pertalite.
Pemerintah juga tengah menyiapkan skema pembatasan pembelian Pertalite agar subsidi lebih tepat sasaran dan tidak banyak dinikmati masyarakat dengan kemampuan ekonomi tinggi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan rencana pembatasan tersebut tidak berarti harga Pertalite akan naik, sementara penerapannya akan dilakukan secara bertahap.
Pertamina disebut telah melakukan riset teknologi untuk membantu memastikan penyaluran Pertalite lebih tepat sasaran, dengan dampak kebijakan terhadap perekonomian tetap menjadi pertimbangan pemerintah.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































