Jaring Ikan Bekas Disulap Jadi Panel hingga Peralatan Rumah

Foto Bisnis

Jaring Ikan Bekas Disulap Jadi Panel hingga Peralatan Rumah

Rengga Sancaya - detikFinance
Jumat, 21 Agu 2026 13:50 WIB

Bandung - Jaring ikan bekas diolah menjadi material berkelanjutan. Selama dua tahun, 20 ton jaring berhasil dikumpulkan dan dimanfaatkan kembali.

Pekerja memeriksa kualitas material panel dari jaring ikan bekas (ghost net) di Parongpong RAW Lab, Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026). Parongpong RAW Lab yang merupakan salah satu penerima dukungan dana hibah dari DBS Foundation Grant Program 2025 tersebut mampu mengumpulkan 20 ton jaring bekas penangkapan ikan selama dua tahun dengan memberdayakan 1.000 anggota komunitas pesisir yang kemudian diolah menjadi material berkelanjutan bernilai guna seperti panel dinding, dekorasi rumah hingga peralatan rumah tangga dan dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/nz

Pekerja memasukkan jaring ikan bekas atau ghost net ke dalam mesin pencacah di Parongpong RAW Lab, Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026). ANTARA FOTO/Abdan Syakura

Pekerja memeriksa kualitas material panel dari jaring ikan bekas (ghost net) di Parongpong RAW Lab, Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026). Parongpong RAW Lab yang merupakan salah satu penerima dukungan dana hibah dari DBS Foundation Grant Program 2025 tersebut mampu mengumpulkan 20 ton jaring bekas penangkapan ikan selama dua tahun dengan memberdayakan 1.000 anggota komunitas pesisir yang kemudian diolah menjadi material berkelanjutan bernilai guna seperti panel dinding, dekorasi rumah hingga peralatan rumah tangga dan dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/nz

Parongpong RAW Lab, salah satu penerima dukungan dana hibah DBS Foundation Grant Program 2025, telah mengumpulkan 20 ton jaring bekas selama dua tahun dengan memberdayakan 1.000 anggota komunitas pesisir. ANTARA FOTO/Abdan Syakura

Pekerja memeriksa kualitas material panel dari jaring ikan bekas (ghost net) di Parongpong RAW Lab, Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026). Parongpong RAW Lab yang merupakan salah satu penerima dukungan dana hibah dari DBS Foundation Grant Program 2025 tersebut mampu mengumpulkan 20 ton jaring bekas penangkapan ikan selama dua tahun dengan memberdayakan 1.000 anggota komunitas pesisir yang kemudian diolah menjadi material berkelanjutan bernilai guna seperti panel dinding, dekorasi rumah hingga peralatan rumah tangga dan dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/nz

Jaring bekas tersebut kemudian diolah menjadi material berkelanjutan bernilai guna seperti panel dinding, dekorasi rumah, hingga peralatan rumah tangga yang dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. ANTARA FOTO/Abdan Syakura Β 

Jaring Ikan Bekas Disulap Jadi Panel hingga Peralatan Rumah
Jaring Ikan Bekas Disulap Jadi Panel hingga Peralatan Rumah
Jaring Ikan Bekas Disulap Jadi Panel hingga Peralatan Rumah
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads