Naiknya harga minyak dunia membuat para pengusaha plastik resah. Karena kenaikan harga minyak hingga tembus US$ 91 per barel ini membuat bahan baku pembuatan plastik menjadi naik.
"Sudah bukan rahasia lagi jika harga minyak dunia akan naik. Namun, naiknya harga minyak tidak terjadi seketika, tetapi secara bertahap sedikit demi sedikit. Tenggang waktunya biasanya selama seminggu, yaitu sekitar US$1-2," ungkap Budi Soesanto Sadiman, Wakil Ketua Inaplas (Asosiasi Industri Plastik Indonesia) ketika dihubungi olehdetikFinance, Selasa (13/12/2010).
Dampak yang diakibatkan oleh kenaikan harga minyak adalah meningkatnya biaya operasional. Hal ini dikarenakan sebagian besar bahan baku plastik masih diimpor dari luar.
"Naiknya harga bahan baku secara otomatis akan mengakibatkan meningkatnya biaya operasional. Jika biaya operasional naik, maka tentu saja akan mengakibatkan harga produk yang dihasilkan ikut naik," tambahnya.
Disinggung mengenai kenaikan harga, ada dua faktor yang berperan penting, yaitu harga bahan baku dan adanya permintaan dari konsumen.
"Jika permintaan dari konsumen tergolong rendah dan suplai produk cukup, maka melonjaknya harga bisa ditekan serendah mungkin. Akhir tahun ini diperkirakan permintaan plastik akan menurun," tandas Budi.
Budi memandang kenaikan harga minyak dunia tersebut merupakan suatu hal yang positif, karena menandakan ekonomi dunia akan membaik. Dengan membaiknya ekonomi dunia, maka mereka juga membutuhkan pasokan minyak yang berkualitas.
Hal ini secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi perekonomian Indonesia sebagai salah satu negara penghasil minyak.
(dnl/dnl)
"Sudah bukan rahasia lagi jika harga minyak dunia akan naik. Namun, naiknya harga minyak tidak terjadi seketika, tetapi secara bertahap sedikit demi sedikit. Tenggang waktunya biasanya selama seminggu, yaitu sekitar US$1-2," ungkap Budi Soesanto Sadiman, Wakil Ketua Inaplas (Asosiasi Industri Plastik Indonesia) ketika dihubungi olehdetikFinance, Selasa (13/12/2010).
Dampak yang diakibatkan oleh kenaikan harga minyak adalah meningkatnya biaya operasional. Hal ini dikarenakan sebagian besar bahan baku plastik masih diimpor dari luar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disinggung mengenai kenaikan harga, ada dua faktor yang berperan penting, yaitu harga bahan baku dan adanya permintaan dari konsumen.
"Jika permintaan dari konsumen tergolong rendah dan suplai produk cukup, maka melonjaknya harga bisa ditekan serendah mungkin. Akhir tahun ini diperkirakan permintaan plastik akan menurun," tandas Budi.
Budi memandang kenaikan harga minyak dunia tersebut merupakan suatu hal yang positif, karena menandakan ekonomi dunia akan membaik. Dengan membaiknya ekonomi dunia, maka mereka juga membutuhkan pasokan minyak yang berkualitas.
Hal ini secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi perekonomian Indonesia sebagai salah satu negara penghasil minyak.











































