Dirjen Pemasaran dan Pengolahan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Martani Huseini mengatakan selama ini, alasan pasokan bahan baku dari ikan tangkap selalu menjadi alasan melorotnya produksi para UPI. Adanya audit akan memastikan apakah benar ikan yang ditangkap benar-benar diolah atau malah langsung diekspor.
"Jadi sekarang ini semua UPI akan diaudit, kenapa kesulitan bahan baku, sementara kita mau cocokan kembali," kata Martani di kantornya, Jl Ridwan Rais, Jakarta, Selasa (4/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sedang membuat tim, sehingga utilisasi UPI bisa meningkat," katanya.
Martani mengakui faktor cuaca ekstrim yang melanda wilayah laut Indonesia turut mempengaruhi hasil tangkapan ikan para pemiliki SIPI. Ia berharap masalah ini bisa diatasi dengan mendongkrak produksi ikan budidaya, beberapa ikan budidaya yang bisa menjadi subsitusi ikan tangkap antaralain ikan krapu, kakap putih dan bawal bintang.
"Utilisasi 57%, tahun ini masih bisa naik," katanya.
(hen/qom)











































