3 Industri Pengolahan Udang Gulung Tikar di 2010

3 Industri Pengolahan Udang Gulung Tikar di 2010

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 04 Jan 2011 13:35 WIB
Jakarta - Sebanyak 3 industri pengolahan udang atau unit pengolahan udang (UPU) berhenti berproduksi selama tahun 2010. Hal ini berujung adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 6.000 karyawan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) Thomas Darmawan di kantor Kementerian dan Kelautan dan Perikanan, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Selasa (4/1/2011).

"Sepanjang tahun 2008 sampai 2010 ada 16 industri yang mengurangi aktivitas," kata Thomas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Thomas menjelaskan, dari 16 perusahaan pengolahan udang itu, diantaranya ada 3 perusahaan yang berhenti berproduksi di tahun 2010. Pada tahun 2008 jumlah UPU yang ada masih mencapai 146 UPU sementara tahun 2009 sudah susut sebanyak 13 UPU atau hanya mencapai 133 UPU.

"Meski utilitas industri pengolahan udang naik, tetapi kapasitas pengolahan turun, karena beberapa UPU tutup oprasi," katanya.

Selama ini, lanjut Thomas, para UPU bergerak dibidang usaha pengolahan udang (murni), campuran, dan krupuk. Pada tahun 2009 saja jumlah UPU bidang udang murni mencapai 78, lalu bidang campuran mencapai 48 dan bidang krupuk hanya 7 industri.

"Terjadi rasionalisasi di industri pengolahan udang karena tidak lancarnya pasokan bahan baku, sehingga yang kekurangan bahan baku udang lebih baik tidak beroperasi sementara atau tutup sama sekali," katanya.

Thomas menambahkan target produksi udang tahun 2010 lalu sejatinya mencapai 400.000 ton, namun ia memastikan realisasinya jauh meleset. Sementara untuk ekspor udang tahun 2010 yang ditargetkan 187.000 ton hanya akan terealisasi sebanyak 150.000 ton atau setara realisasi ekspor tahun 2009.

"Beberapa unit pengolahan udang di Kaltim dan Kalsel, tidak mampu bersaing dengan pembeli-pembeli udang dari daerah lain, sehingga sebagian tak operasi," katanya.

Ia mengharapkan perlu ada upaya membangkitkan kembali para unit pengolahan udang di dalam negeri. Diantaranya dengan penjaminan bahan baku udang yang berkelanjutan.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads