Sofjan Wanandi: Saya Akui Dahlan Iskan Pasti Lebih Kerja Keras

Sofjan Wanandi: Saya Akui Dahlan Iskan Pasti Lebih Kerja Keras

- detikFinance
Senin, 17 Jan 2011 16:32 WIB
Sofjan Wanandi: Saya Akui Dahlan Iskan Pasti Lebih Kerja Keras
Jakarta - Menanggapi sindiran Direktur Utama PLN Dahlan Iskan, Pengusaha Sofjan Wanandi mengakui kalau Dahlan bekerja lebih keras dibanding dirinya. Protes pengusaha soal tingginya tarif listrik industri bukan karena manja, namun karena pengusaha dihadapkan oleh kenaikan berbagai macam bahan baku produksi saat ini.

"Saya mengakui Pak Dahlan pasti lebih kerja keras, urusan kita ini bukan urusan pribadi tapi soal TDL. Sebenarnya tidak ada masalah karena beliau lebih keras kerjanya, karena beliau masih menjabat dan saya sudah pensiun. Dan hal ini pemerintah harus bantu, kalau ada kenaikan kita naik sama-sama. Saya menyetujui pelepasan capping secara bertahap," ujar Sofjan yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dalam jumpa pers di kantornya, Kuningan, Jakarta, Senin (17/1/2011).

Sofjan mengatakan, pengusaha saat ini dihadapi oleh persoalan yang dilematis. Karena selain kenaikan tarif listrik industri, saat ini harga bahan baku dan upah minimum provinsi (UMP) juga naik 10-15%. Demikian juga dengan harga BBM yang naik akibat tingginya harga minyak dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena adanya kenaikan itu, maka ditakutkan impor barang China lebih banyak dan kita tidak mungkin bersaing dengan China, karena mereka lebih murah sedangkan kita mahal," jelas Sofjan.

Di tempat yang sama, Ketua Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia Haniwar Syarief geram dengan kebijakan PLN soal tarif listrik industri ini.

"PLN memanfaatkan posisinya untuk menerapkan harga sesukanya. Kami bukan cengeng tapi itu berpengaruh ke persaingan. Karena saat ini ada persaingan terbuka, karena kita harus bersaing dengan produk luar yang lebih murah. Kita ingin naiknya ditunda jangan sekarang karena bareng-bareng. Bahan baku naik, subsidi mau dicabut," tegasnya.

Perseteruan antara pengusaha dengan PLN ini 'memanas' setelah pernyataan Dahlan Iskan yang mengatakan pengusaha 'manja' karena ribut-ribut soal lepasnya capping (batas) tarif listrik industri.

Masalah pengusaha 'manja' itu sebelumnya telah memicu perseteruan antara Dahlan dan Sofjan. Dahlan menilai pengusaha besar yang ribut soal kenaikan tarif listrik industri akibat pelepasan capping (batas) tarif listrik industri oleh PLN sebagai pengusaha manja.

Pernyataan Dahlan itu langsung ditimpali oleh Sofjan Wanandi yang mengatakan PLN harus kerja keras dan lebih kreatif. Sofjan juga menilai PLN hanya ingin mengambil jalan mudah menutupi tingginya biaya listrik lewat kenaikan tarif listrik, seperti yang dialami industri saat ini akibat dilepasnya capping (batas) tarif listrik golongan industri.
(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads