PLN: Pencabutan Capping Demi Menyamakan Harga

PLN: Pencabutan Capping Demi Menyamakan Harga

Akhmad Nurismarsyah - detikFinance
Senin, 17 Jan 2011 17:19 WIB
Jakarta -

PT PLN (Persero) mengaku pencabutan capping TDL dilakukan demi menyamakan harga terhadap pelaku industri yang lama maupun baru, bukan untuk menaikkan pendapatan perseroan.

Demikian disampaikan oleh Kepala Divisi Niaga, Benny Marbun pada jumpa pers yang dilakukan di kantor pusat PLN, Jakarta (17/1/2011).

''Kita melakukan ini (pencabutan capping) bukan untuk menaikkan pendapatan PLN, tapi supaya tidak ada disparitas harga antara pelaku industri,'' ujar Benny.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Benny mengatakan, jika pencabutan itu dilakukan untuk menaikkan pendapatan PLN, itu tidak masuk akal karena jumlah pendapatan yang bertambah setelah pencabutan capping hanya sedikit.Β 

''Kalau dihitung pendapatan berdasarkan tagihan rekening, PLN bisa dapat Rp 10 triliun. Kalau capping dicabut hanya kisaran Rp 150 miliar yang kita dapat per bulan, itu tidak seberapa dari pendapatan kita,'' jelasnya.

''Jadi di sini posisinya tidak untuk menaikkan pendapatan. Tapi, menyamakan harga,'' tambah Benny.

Benny juga mengatakan, jika kondisi seperti ini tidak diubah, maka pihak PLN sendiri akan kesulitan untuk menjelaskan kepada calon investor yang ingin mengembangkan industri di Indonesia.

''Kita akan kesulitan menjelaskan kepada mereka bahwa ada perlakuan pembedaan harga di PLN terhadap pelaku industri. Itu kan tidak bisa seperti itu,'' ujar Benny.

''Kita sempat jelaskan kepada para calon investor bahwa kebijakan capping ini hanya berlaku sementara. Maka itu di awal tahun ini kita menerapkan pencabutan capping,'' katanya.

Benny menjelaskan, PLN memang tidak melakukan kesepakatan tertentu untuk mencabut capping. Namun, sudah sering dibicarakan oleh PLN ketika mengadakan pertemuan-pertemuan dengan pihak pemerintah dan juga pelaku industri.

''Kondisi sekarang yang sudah diterapkan adalah untuk industri baru dan lama, mereka sudah diterapkan kebijakan pencabuttan capping. Harga sudah disamakan dan di sini tidak ada kenaikan tarif listrik,'' ucapnya.

''Coba dianalogikan saja, kan tidak enak sama tetangga kalau harga listrik kita beda sama tetangga kita. Kita lebih murah namun mereka lebih mahal, kan gak enak. Maka itu kita berusaha untuk samakan harga,'' imbuhnya.

(nrs/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads