Direktur Utama PT Garam Slamet Untung Irridenta mengatakan, beberapa lokasi perluasan lahan garam itu antara lain di Pamekasan, Sampang dan Sumenep. Diharapkan produksi garam perseroan bisa mencapai 475.000 ton di tahun ini.
"Ada pengembangan di tiga kabupaten, di Sampang, Pamekasan, Sumenep nilainya Rp 17 miliar," katanya di gedung DPR-RI, Rabu (19/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun 2010 masih minus, produksi gagal," katanya.
Tahun 2010 lalu PT Garam termasuk perusahaan BUMN yang tercatat merugi dari total 17 BUMN yang merugi. Kerugian PT Garam tercatat sampai Rp 47 miliar.
(hen/ang)











































