''Dari pengusaha, kita maunya agar diperpanjang supaya memberi ruang untuk bersiap diri. Kemudian, pemerintah mencarikan solusi dengan misalnya, memberikan insentif bagi industri yang kecil agar tetap di-capping,'' kata Erwin Aksa, selaku ketua HIPMI ketika ditemui sejumlah wartawan, Banjarmasin (22/1/2011).
Erwin mengatakan, Pemerintah dapat memberikan solusi adil berupa memberikan insentif fiskal bagi dunia usaha. Khususnya insentif bagi industri padat karya, skala kecil, kemudian industri yang terkena pengaruh dampak impor jika pencabutan capping tetap diberlakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erwin mengingatkan, jika ingin seperti itu, harus dipilih sektor mana yang masih harus dapat intensif capping itu. Dirinya sendiri menambahkan, bahwa pihak pengusaha tidak ingin beban negara terlalu tinggi, tapi keadilan terhadap industri yang butuh insentif harus diperhatikan pemerintah.
''Negara harus tentukan itu, harus adil, jangan dipukul rata semua sektor dicabut,'' ucapnya.
(nrs/ang)











































