Konsumsi Terigu Impor Makin Melonjak

Konsumsi Terigu Impor Makin Melonjak

- detikFinance
Minggu, 23 Jan 2011 10:20 WIB
Jakarta - Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) mencatat pangsa pasar terigu di dalam negeri tumbuh sebesar 10,5% selama 2010.  Pangsa pasar terigu naik dari 3.970.815 metrik ton (MT) di 2009 menjadi 4.388.849 MT pada tahun 2010.

Direktur Eksekutif Aptindo Ratna Sari Loppies mengatakan kenaikan pangsa pasar itu justru dinikmati oleh terigu Impor  dengan pertumbuhan 18,8% selama 2010. Pada tahun 2008 volume terigu impor hanya  530.914 MT atau 15,09 % menguasai pangsa pasar lokal, tahun  2009  volumenya meningkat menjadi  645.010 MT atau 16,24% dari pangsa pasar lokal dan tahun 2010  volumenya melonjak menjadi  762.515 MT atau menguasai 17,37 %  pangsa pasar dalam negeri.

"Pertumbuhan Industri domestik rata-rata tumbuh 2 %," kata Ratna dalam siaran persnya yang diterima detikFinance, Minggu (23/1/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan penyebab pertumbuhan pangsa terigu di dalam negeri antara lain adanya beberapa kebijakan pemerintah seperti SNI Wajib tepung terigu, bea masuk impor terigu 5 % dan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD)  terigu impor asal India, China dan  Uni Emirat sejak tahun 2006.

Ratna juga mengatakan dari sisi total kinerja ekspor produk turunan gandum (termasuk terigu) naik sebesar 72,3%. Pada tahun 2009 nilai ekspornya hanya US$ 288,979 juta  sedangkan pada tahun 2010 menembus US$ 399,314 juta.
 
Khusus untuk ekspor terigu naik 90%, pada tahun 2009 hanya  US$ 8,730 juta sementara tahun 2010 mencapai US$ 16,587 juta. Sementara ekspor produk turunan terigu naik 42,8% dari US$  43,918 juta  pada tahun 2009, menjadi US$  62,726 juta di tahun 2010. Untuk total ekspor produk lain-lain rata-rata naik 41,1% dari  US$ 236,330 juta di 2009 menjadi US$ 320 juta di tahun 2010.

"Tumbuhnya industri turunan seperti biskuit, instant noodle untuk   pasar ekspor karena dianggap bahan bakunya yaitu tepung terigu cukup aman pasokannya, dan saat ini sudah ada 14 industri terigu di Indonesia, ditambah 7  yang dalam tahap established," katanya

(hen/wep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads