Rogoh US$ 900 Juta, Wilmar Garap 6 Produk Turunan Sawit

Rogoh US$ 900 Juta, Wilmar Garap 6 Produk Turunan Sawit

- detikFinance
Senin, 07 Feb 2011 11:38 WIB
Jakarta - Wilmar International berkomitmen melakukan investasi sektor hilir (turunan) sawit. Dalam dua tahun ke depan Wilmar berinvestasi US$ 900 Juta untuk pengembangan 6 produk hilir sawit.

"Wilmar sudah mengirim surat resmi ke saya, investasi US$ 900 juta selama 2 tahun ke depan untuk 6 pabrik turunan CPO (crude palm oil)," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (7/2/2011).

Hidayat menjelaskan produk turunan sawit yang akan dikembangkan Wilmar antara lain produk sawit dan produk akhir sawit. Rencana investasi ini diharapkan bisa terealisasi di kuartal I-2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hidayat lokasi yang menjadi salah satu pabrik Wilmar adalah di Gresik, namun pemerintah berkeinginan agar lokasi pabrik lainnya di luar Jawa menjadi prioritas termasuk wilayah Riau meskipun, lanjut Hidayat, pihak Wilmar memberikan catatan soal infrastruktur.

"Dia hanya menunggu persetujuan tempat," katanya.

Dikatakan Hidayat, Wilmar berencana akan membantu pembangunan infrastruktur di lokasi pabriknya seperti pelabuhan, saluran pipa gas, jalan raya. Semuanya akan disepakati dengan pola kerjasasama bersama pemerintah.

"Sudah mulai terbentuk kerjasamanya,"

Wilmar sebelumnya dikabarkan melakukan pembangunan kompleks industri berbasis kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) senilai US$ 500 juta milik Wilmar Indonesia di Gresik Jawa Timur.

Proyek tersebut akan berjalan dalam dua tahap, untuk tahap pertama, Wilmar telah menyelesaikan pabrik minyak goreng, pengemasan, biodiesel, pembangkit listrik, serta sarana pendukung seperti air bersih dan hydmgeri plant.

Sedangkan untuk tahap kedua, pabrik pengolahan bahan baku sabun, NPK, dan oleokimia berbasis fatty alcohol.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads