Menperin akan 'Tekan' BI Lagi Soal Tingginya Bunga Kredit

Menperin akan 'Tekan' BI Lagi Soal Tingginya Bunga Kredit

- detikFinance
Senin, 07 Feb 2011 12:47 WIB
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat berjanji akan kembali menemui Bank Indonesia (BI) dan kalangan perbankan terkait suku bunga kredit untuk dunia usaha yang masih tinggi. Apalagi sebelumnya BI telah menaikan BI rate 25 bps menjadi 6,75%.

"Saya akan kembali bertemu dengan Bank Indonesia," kata Hidayat saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (7/2/2011).

Langkah ini mengulangi kembali langkah Hidayat di tahun lalu. Tahun lalu Hidayat menemui BI dan menggandeng komitmen penurunan suku bunga hingga satu digit di 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BI rate kenaikannya untuk mencegah inflasi, ini anomali kita tak ingin inflasi kita tinggi. Inflasi rate yang besar akan menggerus masyarakat dengan fix income menengah ke bawah," katanya.

Hidayat mengatakan saat ini suku bunga kredit untuk dunia usaha masih 12% karena spread-nya masih berada di rentang 5-6%. Sementara di negara-negara lain spread suku bunga hanya 3%.

"Kalau mau kompetitif suku bunga kita harus di bawah 10%," katanya.

Sehingga ia berharap agar BI benar-benar melakukan cara kebijakan yang bisa membuat penurunan suku bunga kredit perbankan.

"Itu tugas BI lah yang mengendalikan perbankan," serunya.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads