Mesir Memanas, RI Berpotensi Kehilangan Ekspor Furnitur US$ 100 Juta

Mesir Memanas, RI Berpotensi Kehilangan Ekspor Furnitur US$ 100 Juta

- detikFinance
Rabu, 09 Feb 2011 14:09 WIB
Jakarta - Ekspor produk furnitur Indonesia ke Mesir berpotensi hilang hingga US$ 100 juta jika krisis politik Mesir terus memanas. Hal ini terjadi bila Terusan Suez yang menjadi jalur produk ekspor Indonesia sampai terblokir.

Ketua Umum Asosiasi Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Ambar Tjahyono mengatakan saat ini Mesir masih menempati urutan ke-7 dari kontribusi ekspor ke pasar Timur Tengah dengan nilai ekspor 2010 sebesar US$ 3,922 juta. Sementara total ekspor pasar Timur Tengah mencapai US$ 64,681 juta.

"Potensi kehilangan sampai US$ 100 juta, karena barang kita 85% melalui Terusan Suez," kata Ambar dalam acara konferensi pers di Jakarta, Rabu (9/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ambar menjelaskan, potensi kehilangan itu dihitung dari potensi kehilangan ekspor dari negara Eropa yang mencapai US$ 40 juta karena seluruh barang furnitur Indonesia melalui Mesir. Selain itu, produk furnitur Indonesia untuk pasar Afrika juga melalui Mesir dengan potensi hingga US$ 50 juta.

"Kita jangan melihat potensi pasar ekspor furnitur ke Mesir yang hanya US$ 4 juta," katanya.

Rencananya untuk menekan risiko itu, pihaknya akan berupaya mengalihkan pasar ke negara-negara Timur Tengah lainnya seperti Uni Emirat Arab, Iran, Iraq, atau bahkan negara-negara Afrika seperti Libia.

"Potensi US$ 4 juta itu harus dilarikan ke negara sekitarnya," ucapnya.

Total ekspor furnitur Indonesia ke Timur Tengah pada 2010 mencapai US$ 64,68 juta di mana kontribusi ekspor terbanyak ke Uni Emirat Arab sebesar US$ 26,97 juta, Turkey sebesar US$ 10,6 juta, Israel sebesar US$ 4,47 juta, Lebanon sebesar US$ 4,2 juta, Arab Saudi sebesar US$ 4,02 juta, Kuwait sebesar US$ 3,9 juta, Mesir sebesar US$ 3,922 juta, Iran sebesar US$ 1,6 juta dan lain-lain.

"Tahun 2011 ini kita targetkan naik lagi, tahun ini naik 20%, sampai US$ 80 juta," ucapnya.
(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads