Industri Boleh Nyicil Bayar Tagihan Listrik

Industri Boleh Nyicil Bayar Tagihan Listrik

- detikFinance
Senin, 14 Feb 2011 09:43 WIB
Jakarta - Kisruh soal pencabutan capping atau pembatasan tarif listrik industri sampai saat ini masih terjadi. PLN mencoba menawarkan jalan tengah dengan membolehkan industri menyicil tagihan listrik mereka.

Pelepasan capping listrik yang dilakukan PLN terhadap industri membuat tagihan listrik industri membengkak dan ini diprotes oleh kelangan industri.

"Opsi ini (nyicil) disampaikan oleh pihak PLN sebagai jalan tengah bagi polemik penghapusan capping yang terjadi beberapa waktu belakangan ini," kata Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko, Mutrtaqi Syamsuddin dalam siaran pers, Senin (14/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Murtaqi menyampaikan sejauh ini melalui adananya tawaran cicilan tagihan tersebur, baru Asosiasi Pertekstilan Indonsia yang setuju. "Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) setuju dengan opsi yang ditawarkan PLN, di mana cicilan akan dilunasi hingga akhir 2011," ucapnya.

"Mungkin sampai saat ini baru pengusaha tekstil yang merasa akan terganggu cashflow-nya akibat pencabutan capping, sehingga baru mereka yang membahas skema pembayaran tagihan secara business to business (B to B)," jelas Murtaqi.

Murtaqi mengatakan, mekanisme cicilan ini sudah dibicarakan PLN bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri ESDM, serta Menteri Keuangan sejak hari Rabu lalu (9/2/2011).

Dari pembicaraan tersebut disimpulkan tiga hal, yakni pemerintah setuju untuk mencabut capping dengan syarat perlu adanya persetujuan dari DPR. Kemudian, pemerintah perlu menjalankan disiplin fiskal dengan memperhatikan APBN 2011, dan terakhir, PLN diminta supaya memberikan jalan tengah secara B to B kepada beberapa kalangan industri yang merasa keberatan akibat adanya pencabutan capping tersebut.

"Pembahasan dengan pihak API sendiri dilakukan sejak Rabu hingga Jumat kemarin, di mana PLN memberikan tawaran dengan beberapa opsi, antara lain melalui pelunasan selisih tagihan antara skema capping dengan non-capping dilakukan mulai tahun depan. Namun para pengusaha API memilih untuk menyelesaikan cicilan tersebut pada tahun ini juga," katanya.

"Saya minta API segera menginventarisir anggotanya yang memerlukan skema cicilan tersebut. Sementara itu PLN akan segera menyiapkan surat edaran ke unit-unit PLN mengenai pedoman pelaksanaannya," lanjutnya.

Murtaqi juga menambahkan sejauh ini pihak PLN masih terbuka untuk bernegosiasi dengan industri lain mengenai skema tagihan listrik yang dianggap sesuai.

(nrs/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads