Sampai saat ini, 40% kebutuhan garam Indonesia masih harus diimpor. Pemerintah berencana untuk meningkatkan produksi garam nasional dengan 'membangkitkan' BUMN yaitu PT Garam yang sempat tenggelam.
Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, selama ini PT Garam bekerja sendiri dan tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah.
"Dulu PT Garam merana dan tak berdaya, sekarang momentum untuk kita bangkitkan kembali," ujar Mustafa di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (16/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mustafa mengatakan, pemerintah atas arahan presiden saat ini tengah mendorong industri garam nasional dengan menjadikan 2 daerah yaitu NTT dan Madura sebagai sentra industri garam nasional.
"Ini sangat sejalan dengan rencana kita merevitalisasi industri garam tadi. PT Garam akan jadi prioritas," kata Mustafa.
Seperti diketahui, meski memiliki garis pantai terpanjang keempat di dunia dengan panjang mencapai lebih dari 95.181 kilometer (km), ternyata Indonesia belum bisa menghasilkan produksi garam maksimal. Sebesar 40% konsumsi garam nasional masih diimpor.
(dnl/ang)











































