Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan dalam kunjungan Menteri Ekonomi, Keuangan, dan Perindustrian Perancis Christine Lagarde ke Indonesia kali ini
ada beberapa pembicaraan di bidang investasi baik dalam bentuk government to government (G to G) dan business to business (B to B).
βHal-hal yang berkaitan dengan investasi B to B itu tadi disampaikan oleh Perancis yaitu Eramet itu ingin mengembangkan smelter dan industri
pengolahan nikel. Di Halmahera sebesar US $4-5 miliar,β ujar Hatta saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (25/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βPolicy kita mengatakan 30 tahun dan bisa diperpanjang 10, 10 dan ini sudah tidak ada perbedaan lagi hanya sedikit saja. Dan mereka akan melaksanakan
itu dalam waktu yang cepat,β jelasnya.
Sementara itu Menteri Keuangan Agus Martowardojo menambahkan, Eramet akan bekerja sama dengan Mitsubishi dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) untuk merealisasikan rencana investasi mereka.
(nia/hen)











































