"Oke lah saya bisa buat sampai 4 shift, tapi celakanya kalau shift sudah ditambah lalu listrik tak muncul. Memangnya kalau murah listrik bisa dijamin ada terus," kata Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Sarung Tangan Karet Indonesia Achmad Safiun di sela-sela acara raker Kemenperin, di Hotel Bidakara, Senin (28/2/2011).
Safiun mengatakan, sampai saat ini jaminan pasokan listrik bagi industri belum bisa dipastikan. Ia khawatir penambahan shift kerja tak diimbangi dengan kepastian pasokan justru akan menambah potensi kerugian pelaku industri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baginya, saat ini industri selain membutuhkan tarif listrik yang kompetitif, masalah pasokan pun harus mendapatkan kepastian. Saat ini persaingan global menurutnya tak bisa terelakan.
"PLN hanya satu kepastian yaitu suplai. Sekarang saja pembangkit Muara Tawar nggak dapat gas," katanya.
Seperti diketahui, PLN (persero) berniat menurunkan tarif listrik untuk kalangan industri dalam waktu dekat. Namun penurunan tarif listrik industri itu berlaku untuk pemakaian pukul 23.00 sampai pukul 07.00.
Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengungkapkan, PLN masih menggodok konsep penurunan tarif listrik industri untuk 'jam malam' tersebut. Namun besarannya diperkirakan cukup besar hingga 20%.
(hen/ang)











































