Pemerintah menyatakan kinerja ekspor kopi tahun ini diperkirakan tidak akan sebaik tahun lalu. Selain produksi kopi dalam negeri terganggu, konflik di Timur Tengah sebagai salah satu negara tujuan juga membuat ekspor kopi menciut.
"Ekspor kopi itu target khususnya negara-negara di Timur Tengah, kan sedang ada konflik. Jadi ekspornya turun," kata Wakil Menteri Perdagangan Mahendar Siregar di kantornya, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Rabu (2/3/2011).
Ia menambahkan, selama ini, negara-negara di Timur Tengah sangat mendambakan kopi robusta dari Indonesia. Total ekspor kopi ke Timur Tengah kontribusinya sekitar 10% dari total ekspor per tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang kinerja ekspor kopi ini juga belum sebagus ekspor lainnya. Kita harus bisa cari alternatif (negara tujuan ekspor) lain," jelasnya. (ang/dnl)











































