Produksi Mobil 'Sejuta Umat' Toyota Tak Terpengaruh Tsunami

Produksi Mobil 'Sejuta Umat' Toyota Tak Terpengaruh Tsunami

- detikFinance
Senin, 14 Mar 2011 14:50 WIB
Produksi Mobil Sejuta Umat Toyota Tak Terpengaruh Tsunami
Magelang - Becana tsunami yang melanda Jepang tidak mempengaruhi tingkat produksi dan pemasaran Toyota khususnya jenis Avanza dan Innova. Hal ini karena mayoritas komponennya sudah dimanufakatur di beberapa  negara diluar Jepang khususnya di Asia Tenggara.

Negara-negara yang memproduksi beberapa komponen Toyota seperti Avanza dan Innova diantaranya Indonesia, Thailand, China dan Australia.  Maka, proses produksi dan perakitan dari produk mobil itu untuk di  wilayah  Asia Tenggara sama sekali tidak terganggu.

“80% produksi otomotif yang dihasilkan Toyota seperti Avanza dan  Innova berada dibeberapa negara Asia Tenggara itu,” kata Environment  and Social Responsibility  Division Head Astra M. Riza Deliyansah di acara peletakan batu  pertama Pembangunan Wisma Pendidikan dan Laboraturiom Praktek SMK Negeri  1 Salam di Dusun Krapyak, Desa Seloboro, Kecamatan Salam, Kabupaten  Magelang, Jawa Tengah Senin (14/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan selain itu aktivitas tertinggi industri Toyota yang tertinggi  berada di Jepang wilayah Timur. Bencana besar tsunami berada di wilayah Selatan Jepang.

"Saat kejadian salah satu direksi kami (PT.  Astra Internasional Tbk) Pak Sudirman juga berada disana  mengkomunikasikan kepada saya aktifitas sudah berjalan seperti  biasa,” ungkap Riza.

Riza menjelaskan industri otomotif yang dibangun Toyota itu memang  secara jangka panjang sudah masuk dalam program sistim company di  Jepang. Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana besar di Jepang  industri produksi otomotif tidak mengalami gangguan.

“Kalau anda lihat di stasiun televisi justru mobil Avanza dan Innova yang ikut terseret oleh hempasan badai tsunami itu adalah mobil  merek Jepang tetapi dibuat dan didatangkan dari Indonesia. Jepang hanya  mengelola masalah engine-nya saja,” jelasnya.

Terkait peran pemerintah terhadap perbaikan komunikasi bisnis yang  secara tiba-tiba berhenti antara Jepang dan Indonesia, belum ada peran  pemerintah pusat untuk masalah ini.

“Belum tahu untuk komunikasi bisnisnya antara Toyota Jepang dan Astra  Internasional di Indonesia sini. Sebab, saat ini pemerintah sebagai  fasilitator kami masih fokus pada penyelamatan WNI yang disana  (Jepang),” tukas Riza.

Selain itu, tutur Riza kesadaran masyarakat Jepang terhadap early warning  system bencana besar jauh tinggi dibanding warga Indonesia. Sehingga
begitu bencana terjadi warga sekitar langsung mengikuti arahan  pemerintah secara otomatis, cepat dan tanggap.
(hen/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads