Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi ketika ditemui di Gedung Wisma Antara, Jakarta, Kamis (24/3/2011).
"Saat ini kita masuk ke Eropa cuma dari Belanda dan Jerman, kita ingin buka hub baru ke Eropa Timur melalui Serbia dan Montenegro," jelas Bayu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Bayu, perhitungan jangka pendek, industri sawit Indonesia bisa mengirimkan sawit ke Eropa Timur sebanyak 1,5-2 juta ton per tahun. Pengiriman melalui hub di Serbia dan Montenegro.
"Eropa Barat sedang turun konsumsinya. Karena itu kita cari ke Eropa Timur," imbuh Bayu.
Sampai saat ini, pangsa ekspor sawit terbesar Indonesia adalah ke India dan China. "Namun pasar Eropa ini sangat menjanjikan dan terus berkembang. Industri sawit Indonesia masa depannya masih sangat cerah," tukas Bayu.
(dnl/qom)











































