Hal ini disampaikan Dirjen Berbasis Industri Manufaktur Kementerian Peridustrian (Kemenperin) Panggah Susanto kepada detikFinance, Jumat (1/4/2011)
"Ini yang di Serang perluasan, investasinya Rp 201 miliar. Kapasitas 1 juta meter persegi per tahun," kata Panggah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang paling menarik adalah, Arwana dalam proses produksinya seluruhnya 100% sudah memakai bahan baku lokal," katanya
Ia menambahkan dengan adanya perluasan pabrik Arwana Serang ini maka jumlah tenaga kera yang terserap lebih bertambah. Setelah ada pengoperasian pabrik baru maka total tenaga kerja yang terserap 1.570 orang.
"Arwana juga kemungkinan mau ekspansi ke Sumatera Selatan, jumlah investasinya belum tahu," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Arwana melakukan penambahan kapasitas produksi hingga 39 juta meter persegi sampai tahun 2010. Kapasitas tersebut meningkat 27% dari kapasitas produksi sebelumnya yang hanya 30,6 juta meter per segi.
Pabrik Arwana tersebar di 3 lokasi pabrik yang berbeda yaitu plant I memiliki kapasitas 3,78 juta meter persegi, plant II berkapasitas 17 juta meter persegi dan plant III berkapasitas 9,7 juta meter persegi. Plant III yang berlokasi di Gresik Jawa Timur produksinya mencapai 13,5 juta meter persegi.
"Lokasi-lokasi pabrik Arwana ada 3 yaitu pabrik Gresik, Serang dan Tangerang," ujar Panggah.
(hen/dnl)











































