Jilbab Made in China Banjiri Pasar Lokal

Jilbab Made in China Banjiri Pasar Lokal

- detikFinance
Jumat, 08 Apr 2011 16:15 WIB
Bandung - Produk busana muslim seperti jilbab (kerudung) buatan China cukup banyak menguasai pasar garmen di dalam negeri. Indonesia menargetkan pada tahun 2014 menjadi produsen busana muslim di dunia.

"Jilbab China masih membanjiri Indonesia. Kenapa tidak kita garap sendiri daripada di garap orang lain (China)," kata Direktur Jendral Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementrian Perindustrian Euis Saedah di Hotel Grand Aquila, Bandung, Jumat (8/4/2011).

Keinginan ini, menurut Euis, bukan didasari oleh penyebaran agama yang menjadi mayoritas di Indonesia. Namun, permintaan pasar yang besar membuat target perlu direalisasikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini bukan menyebarkan kepercayaan, tapi ada permintaan yang luar biasa," tuturnya.

Lebih lanjut Euis mengatakan, beberapa negara Eropa, seperti Turki banyak yang menyukai busana muslim asal Indonesia. Ia berharap produk busana muslim Indonesia bisa bersaing di pasar dalam negeri danย  bersaing di China.

"Industri kreatif tidak akan berkembang kalau tidak dibarengi dengan budaya lokal, biar bisa bersaing dengan China," pungkasnya.

Euis menambahkan, kebutuhan pakaian, secara umum, bukan hanya sebagai penutup badan dan untuk melindungi kulit. Namun, pakaian bisa digunakan juga untuk gaya hidup.

"Kebutuhan pakaian bukan hanya untuk safety, tapi juga untuk lifestyle," ujarnya.

(hen/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads