Menurut Direktur Utama INCO Tony Wenas, untuk meningkatkan produksinya perseroan akan membuka lojasi tambang baru serta memaksimalkan pekerjaan tungku pembakaran (furnace) di Sorowako pada akhir 2011.
Tony menyampaikan rencana ini usai penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Ritz Calton, SCBD, Jakarta, Rabu (13/4/2011). "Kami berharap kapasitas 90.000 ton bisa tercapai pada 2014-2015," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal US$ 232 juta. Sebanyak US$ 100 juta dipersiapkan INCO untuk meningkatkan produksi hingga 90 ribu metrik ton per tahun.
"US$ 100 juta akan digunakan untuk penyelesaian proyek Karebbe, dan US$ 132 juta untuk kebutuhan peningkatan kapasitas produksi," tambah Direktur dan Chief Financial Officer INCO, Fabio Bechara.
(wep/ang)










































