"Industri TPT bisa menyerap devisa sebesar US$ 5 miliar per tahun dalam kurun waktu 10 tahun ke belakang," kata Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Ade Sudrajat ketika membuka INATEX 2011 di PRJ Kemayoran Rabu (27/4/2011).
Ade berharap acara INATEX 2011 dapat Kembali membuka pasar Indonesia dan menambah jaringan di pasar Internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, menurut Ade, telah bermunculan industri tekstil dari negara lain yang menjadi pesaing bagi industri pertekstilan Indonesia. Ade menuntut agar industri tekstil Indonesia lebih meningkatkan mutu dan pelayanannya kepada pasar.
"Muncul negara industri baru telah mempertinggi persaingan. Industri tekstil indo lebih kreatif dan mutu perlu ditingkatkan juga pelayanan kepada konsumen perlu diperhatikan," tuturnya.
Ade menambahkan, industri pertekstilan Indonesia harus teap menjadi industri yang terbesar di Indonesia dan tetap harus membuka peluang kerja bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, produk tekstil harus memiliki ketepatan di pasar.
"Tepat mutu, tepat jumlah, dan tepat waktu," pungkasnya.
(ang/ang)











































