"Kelas atas seperti yang dipamerkan di sini. Ini sejuta (Rupiah), tidak sampai," katanya sambil menunjuk sepatu yang dikenakannya ketika mendatangi pameran Sepatu, Kulit, dan Fashion di JCC, Senayan, Kamis (28/4/2011).
Ia juga bertanya kepada wartawan yang meliput tentang penggunaan sepatu dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun dikesempatan lain, Hidayat sempat kepergok menggunakan sepatu impor bermerek Bally.
Dalam Pameran Gelar Sepatu, Kulit, dan Fashion Produksi Indonesia dijual beberapa sepatu dalam negeri untuk kelas menengah dan atas. Harga produk sepatu kulit buatan lokal kelas menengah, seperti dari Banten dan Mojokerto berkisar antara Rp 200.000-Rp 500.000, sedangkan untuk produk kelas atas berkisar Rp 500.000-Rp 800.000 per pasang.
MS Hidayat juga berkelilng untuk meninjau produk-produk yang dijual di pameran. Dalam pameran ini, juga ditampilkan produk dari kulit, seperti jaket kulit dan topi kulit.
Gelar Sepatu, Kulit, dan Fashion Produksi Indonesia 2011 merupakan ajang yang cocok untuk mengenalkan produk asal Indonesia yang juga memiliki kualitas
"Akan memberikan informasi yang lebih jelas buat konsumen bahwa produk Indonesia memiliki kualitas bagus kalau digarap dengan serius," kata Ketua Asosiasi Penyamakan Kulit Indonesia Haryono.
Menurut Haryono, tema yang diusung dalam gelar sepatu, kulit, dan fashion tahun 2011 sangat pas untuk mengenalkan produk Indonesia ke masyarakat Indonesia dan internasional.
"Temanya sangat tepat, 'Tampil Bangga dengan Produk Indonesia'," ujarnya.
(hen/hen)











































