Menurut Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Hesti Indah Kresnarini mengatakan pemerintah akan membuka gerai-gerai ekonomi kreatif Indonesia di dua mal di Jakarta.
"Kita akan menjajakan di mal untuk membuka gerai ekonomi kreatif. Tahun ini mungkin ada dua mal," katanya dalam jumpa pers di kantor kementerian Perdagangan Jumat (27/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasti pilih mal yang sudah banyak pengunjungnya, yang anak mudanya banyak kan pasarnya di sana," ujarnya.
Pembukaan gerai untuk barang ekonomi kreatif ini akan dilakukan bertahap dengan menjajakan hasilnya produksinya. Pada tahun 2011 ini akan dibuka gerai temporer yang ada di mal sekitar dua minggu sekali dan jika peminatnya banyak akan dibuat permanen pada tahun 2012.
"Tidak permanen, misalnya dalam dua minggu sekali. Kalau bagus, di tahun 2012 akan permanen," jelasnya.
Kementerian Perdagangan mencatat ekonomi kreatif terdiri dari 14 subsektor yang meliputi televisi dan radio, seni pertunjukkan, riset dan pengembangan, permainan interaktif, periklanan, penerbitan dan percetakan, pasar dan barang seni, kerajinan, musik, komputer dan piranti lunak, film video dan fotografi, fashion, design, dan arsitektur.
Khusus untuk permainan interaktif menunjukkan pertumbuhan yang tinggi dalam PDB 2005-2008 sebesar 14,9%."Dari 14 sektor, permainan interaktif paling menonjol," pungkasnya.
(ade/hen)











































