Industri Pengolahan Khawatir Suplai Daging Pasca Lebaran

Industri Pengolahan Khawatir Suplai Daging Pasca Lebaran

- detikFinance
Jumat, 10 Jun 2011 16:38 WIB
Industri Pengolahan Khawatir Suplai Daging Pasca Lebaran
Jakarta - Industri pengolahan daging sapi akan mengalami dampak yang signifikan setelah lebaran yang jatuh pada awal September 2010. Hal ini terkait keputusan Australia yang melakukan penghentian sementara ekspor sapi ke Indonesia.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia atau National Meat Processor Association (Nampa) Haniwar Syarif ketika ditemui di kantor Kementerian Perindustrian Jumat (10/6/2011).

"Saya setuju, lebaran ini tidak terlalu berdampak, tapi setelah itu," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Haniwar menuturkan sapi bakalan akan siap untuk dipotong setelah 3 bulan proses penggemukan. Indonesia masih memiliki stok sapi bakalan dari Australia yang didapat sebelum bulan Juni.

"Sapi itu perlu digemukan 3 bulan, harusnya baru berdampak akhir September karena teorinya masuk dulu, digemukan, baru dijual," ujarnya.

Lebih lanjut Haniwar mengatakan, kasus yang terjadi antara Indonesia dengan Australia ini adalah sebuah momentum yang baik bagi pemerintah agar lebih memanfaatkan sapi dalam negeri. Namun, jumlah sapi dalam negeri belum dapat diketahui sebelum sensus yang akan diadakan pada bulan Juni ini.

"Sebenarnya sensus-nya bulan Juni. Setelah itu, bulan Juli baru bisa dihitung jumlah sapi lokal," imbuhnya.

(ade/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads