Amankan Industri Lokal, PGN Siap Pasok Gas 2.900 MMSCFD

Amankan Industri Lokal, PGN Siap Pasok Gas 2.900 MMSCFD

- detikFinance
Selasa, 21 Jun 2011 16:09 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) (PGN) menandatangani kesepakatan untuk memasok gas dalam negeri dengan Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB). PGN berjanji memenuhi kebutuhan pasokan gas sebesar 2.900 MMSCFD dan mendukung pertumbuhan industri di 2011 sebesar 6%.

"MoU (nota kesepahaman) tersebut akan mengikat spirit industri nasional untuk memperoleh porsi yang wajar (gas) yang dibutuhkan untuk industri dalam negeri. Apabila infrastruktur terutama gas dapat dipasok memadai dengan harga yang komersial maka pertumbuhan industri akan meningkat melebihi 6%," ujar Menteri Perindustrian MS Hidayat disela penandatanganan MoU antar PGN dengan FIPGB di Gedung Kementerian Perindustrian, Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (21/6/2011).

Menurut Hidayat, pemerintah ingin memastikan kebutuhan gas industri dalam negeri bisa terpenuhi. Hal ini dibutuhkan agar industri dalam negeri bisa mengejar target, seperti revitalisasi pupuk dan swasembada gula pada 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita ada target dimana 2014 revitalisasi pupuk yang akan memerlukan banyak pasokan gas selain itu diperlukan juga untuk swasembada gula pada tahun yang sama tersebut," tuturnya.

Ditempat yang sama, Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan PGN sebagai pemasok gas akan mendukung pengadaan gas untuk lebih dipercepat. "PGN sebagai pemasok gas harus bisa memperbesar persediaan gas," katanya.

Mustafa membanggakan dulunya gas menjadi primadona industri nasinal yang dibutuhkan oleh PLN dan industri pupuk. Bahkan Indonesia pernah menjadi eksportir pertama yang selalu menyuplai kebutuhan gas keluar negeri.

"Tetapi justru sekarang tidak lagi out, kita harus in jadi fokus kepada pemenuhan industri dalam negeri saja," katanya.

Padahal jika pasokan gas dalam negeri bisa aman, maka efisiensi bisa dilakukan. Misalnya seperti PLN yang tidak perlu menaikkan TDL jika mendapatkan pasokan gas.

"Kalau bisa dipasok gas penuh dan efisiensi 40%, kan PLN tidak perlu menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL)," imbuh Mantan Dirut Bulog ini.

Ketua Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FI PGB), Ahmad Safiun mengatakan kebutuhan pasokan gas domestik saat ini sebesar 2.900 MMSCFD dimana harus dipenuhi agar pertumbuhan industri bisa lebih besar dari pertumbuhan ekonomi.

"Pertumbuhan industri kan ditargetkan 6% bahkan bisa lebih besar dari pertumbuhan ekonomi oleh karena itu salah satunya pasokan gas harus dipenuhi. Adapun kebutuhan gas domestik yakni sebesar 2.900 MMSCFD," ungkapnya.

Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso menegaskan pihaknya siap untuk berkomitmen menjaga kebutuhan suplai gas domestik tersebut.

"Saat ini saja sekitar 600 MMSCFD sudah terpenuhi untuk industri diluar PLN dan Pupuk. Kami selaku BUMN siap menjawap kebutuhan gas nasional," jelasnya.

(dru/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads