Pemerintah Seriusi Insentif Pajak untuk Program Mobil Murah

Pemerintah Seriusi Insentif Pajak untuk Program Mobil Murah

- detikFinance
Selasa, 28 Jun 2011 15:23 WIB
Pemerintah Seriusi Insentif Pajak untuk Program Mobil Murah
Jakarta - Pemerintah mulai memfinalisasi rencana pemberian insentif pajak bagi industri otomotif yang mengembangkan mobil murah dan ramah lingkungan. Rencananya pembahasan lanjutan soal ini baru akan dimatangkan pada pekan depan.

"Hari Senin kita akan bahas dalam rakor karena di level bawah sudah, tapi kita memang akan siapkan itu, tapi memang sangat selektif untuk usaha-usaha yang bersifat inovatif, kemudian yang skala investasi triliunan, dan usaha yang menciptakan lapangan pekerjaan yang banyak," kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantor presiden, Jakarta, Selasa (28/6/2011).

Saat ini, Hatta mengatakan belum bisa memastikan apakah sektor industri otomotif berbasis kendaraan roda empat murah dan ramah lingkungan akan mendapat fasilitas tersebut. Namun secara tersirat, nampaknya Hatta memberikan sinyal sektor ini akan mendapatkan insentif pajak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan berspekulasi dulu, nanti Senin tanya saya lagi. Kriterianya masuk, inovatif ada di situ, kemudian membuka lapangan kerja, kemudian investasi skala besar dan sangat diperlukan," katanya.

Namun Hatta menegaskan insentif pajak untuk sektor industri refinery (kilang) dipastikan akan mendapatkan fasilitas. Kepastian ini dengan pertimbangan sektor refinery memiliki risiko tinggi dengan peminat yang terbatas dan padat modal sehingga perlu insentif khusus.

"Sekarang eselon satu, lalu masuk ke Menko, selesai pada itu, kita laporkan kepada bapak presiden, tinggal dikeluarkan keputusan Menteri Keuangan," katanya.

Seperti diketahui pemerintah tengah menyiapkan program mobil murah dengan dua kategori yaitu mobil murah seharga Rp 80 juta untuk kalangan umum dan mobil murah untuk para petani di pedesaan.
(mad/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads