Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan hal ini ditegaskan oleh pihak Lafarge disela-sela kunjungan PM Prancis beberapa hari lalu. Investasi ini merupakan lanjutan investasi Lafarge di Indonesia.
"CEO dari Lafarge cement dari Prancis, setelah membangun pabrik semen di Aceh kembali setelah rusak total akibat tsunami yang lalu, minta izin akan membangun pabrik semen baru di Langkat, Sumatera dengan nilai investasi 3 sampai dengan 5 triliun rupiah dengan kapasitas 1,5 juta ton per tahun," kata Hidayat kepada detikFinance, Minggu (3//7/2011)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian yang bersangkutan (CEO Lafarge) juga minta pandangan untuk membangun di Jawa. Saya bilang prioritaskan Sumatera dulu," katanya.
Sebelumnya Lafarge telah membangun pabrik semen berlokasi di Lhok Nga, Aceh. Lafarge menanamkan modalnya sebesar US$ 300 juta untuk membangun pabrik berkapasitas 1,6 juta ton per tahun, pabrik itu mengkonsumsi klinker sebanyak 1,2 juta ton.
(hen/hen)











































