Ia berpendapat seharusnya pengusaha-pengusaha di Indonesia tidak saling bersaing. Antar pengusaha saling bahu-membahu untuk saling berkembang dan mampu menembus pasar internasional.
"Sebenarnya kita harus bersatu. Lawan kita ini luar negeri bukan antara kita dengan kita," ujarnya di acara penandatangan nota kesepahaman antara Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Apindo, dan Small and Medium Enterprises of Japan (SMEJ) di Kantor Kementerian Perindustrian, Senin (11/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya pengusaha-pengusaha Indonesia, baik mikro, kecil, menengah, sampai yang besar, haruslah dapat memiliki daya saing yang kuat agar dapat melawan gencaran pengusaha asing yang semakin luar biasa. Sofjan menegaskan kembali agar setiap elemen dapat bekerja sama degan baik antara satu dengan yang lainnya.
"Kita menghadapi luar negeri yang makin hari makin luar biasa," tuturnya.
Serbuan pelaku usaha asing, lanjut Sofjan, telah semakin banyak mengingat semakin banyaknya juga investasi-invesasi yang masuk ke Indonesia untuk merambah pasar-pasar dalam negeri. Sofjan menegasakan, produk-produk Indonesia seharusnya dapat bersaing dengan produk asing dan mampu menjadi tuan rumah di negara sendiri.
"Pak Hidayat (Menteri Perindustrian) pasti telah mengalami sendiri (masuknya investasi asing yang banyak). Yang kita tidak bisa produk-produk jadi tuan rumah di negara sendiri," jelasnya.
Sofjan mengingatkan, agar pengusaha-pengusaha besar dapat membantu pengusaha kecil untuk melakukan pemerataan di sektor industri dan semakin mengembangkan usaha-usaha yang lebih besar untuk dapat bersaing dengan pengusaa asing.
"Pengusaha besar untuk lebih aktif lagi untuk membangun pengusaha kecil," ujarnya.
(ade/hen)











































