Industri Kreatif Jadi Sasaran Penduduk Kelas Menengah

Industri Kreatif Jadi Sasaran Penduduk Kelas Menengah

- detikFinance
Minggu, 24 Jul 2011 10:25 WIB
Jakarta - Meningkatnya penduduk kelas menengah penduduk RI cenderung meningkatkan tingkat konsumen untuk belanja barang dengan kualitas yang lebih layak lagi.

Hal ini menjadi tantangan bagi industri kreatif yang memiliki daya saing, perkembangan, dan potensi yang tinggi di pasar Indonesia.

Demikian disampaikan Sandiaga Uno, selaku salah satu pengusaha muda Indonesia di acara Ideafest 2011, JCC Jakarta, Sabtu (23/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia selama 7 tahun terakhir berhasil menambah 80 juta penduduk kelas menengah baru. Kalau dilihat trennya, semakin tinggi kelas menengah bertambah, maka semakin tinggi kebutuhan mereka atas pemenuhan kebutuhan hidup yang layak, baik itu pendidikan, fashion, entertaintment, dan sebagainya," jelasnya.

Bahkan, menurutnya, hingga tahun 2025 diperkirakan penduduk Indonesia dapat tumbuh semakin tinggi lagi status sosialnya.

"Masyarakat kelas menengah semakin membutuhkan banyak hal. Ini harus dicari (peluang) bagi industri kreatif. Industri kreatif harus memenuhi kebutuhan di aspek konsumsi yang ada," lanjut Sandiaga.

Pemilik baru maskapai penerbangan Mandala tersebut menilai, dengan kecenderungan tersebut, pelaku industri kreatif harus melakukan pemetaan dan strategi demi memenuhi kebutuhan masyarakat kelas menengah.

"Misalnya industri musik atau fashion yang berkembang besar dalam industri kreatif Indonesia. Hal tersebut harus dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kelas menengah tersebut," paparnya.

Namun dirinya mengharapkan agar pemerintah juga mendukung hal tersebut. Agar industri kreatif dapat berkembang lebih besar mengikuti perkembangan tren yang ada di masyarakat. Karena, sejauh ini pelaku industri kreatif masih terbentur dalam masalah pendanaan untuk membesarkan usahanya.


(nrs/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads