Salah satu pelaku industri kreatif yang juga mantan Pemimpin Redaksi Majalah Playboy Indonesia yakni Erwin Arnanda mengatakan, kunci kesuksesan industri kreatif adalah independensi.
"Kadang pemerintah belum bisa kasih jalan dan suka menghambat dari sisi regulasi. Kita tidak independen dan eksplorasi ide kita justri terkungkung. Industri kreatif kuncinya adalah independensi," tutur Arnanda kepada detikFinance akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ngomongin enterpreneurship, sekarang itu luar biasa sekali. Anak muda sekarang bukan hanya kreatif, tapi juga didukung oleh market yang besar. Bukan hanya buat orang Indonesia saja tapi untuk internasional," jelasnya.
Dia menceritakan, industri kreatif terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman. Ini yang harus didukung oleh pemerintah sehingga industri ini bisa maju.
"Contohnya majalah pria dewasa Playboy yang berevolusi, bukan sekadar gambar wanita telanjang lagi yang di Amerika sekarang. Tapi mereka mengangkat isu global untuk menjadi isu utama peliputan mereka. Jadi mereka tetap bertahan dan nilai lama mereka diperkaya dengan gagasan baru," katanya.
Erwin meminta para pelaku industri kreatif Indonesia erani mengambil risiko dalam menjalankan bisnisnya.
"Sebagai seorang pebisnis, pengambilan risiko adalah bagian kita untuk meraih kesuksesan," tukas Erwin.
(dnl/qom)











































