Industri Batik Menggeliat 20% Terkerek 'Banjir' Pameran

Industri Batik Menggeliat 20% Terkerek 'Banjir' Pameran

- detikFinance
Selasa, 02 Agu 2011 12:20 WIB
Industri Batik Menggeliat 20% Terkerek Banjir Pameran
Jakarta - Tahun ini diperkirakan nilai produksi batik bisa tumbuh 20% menjadi Rp 879,2 miliar dari periode sebelumnya Rp 732,67 miliar. Kenaikan ini ditopang oleh adanya acara-acara pameran yang mendorong penjualan batik lokal.

"Biasa naik 20% dari pencapaian nilai produksi tahun lalu," kata Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM), Kementerian Perindustrian, Euis Saedah, di kantor Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (2/7/2011).

Menurut Euis meningkatnya nilai produksi disebabkan semakin rajinnya Indonesia menyelenggarakan pameran baik berkaliber nasional atau internasional. "Tahun ini saja ada banyak agenda acara. Agenda sampe tiap bulan ada," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain semakin rajinnya pameran batik, kenaikan nilai produksi juga disumbang oleh banyaknya permintaan dari pasar luar negeri. Terutama dari Thailand dan Malaysia.

"Thailand minta banyak, Malaysia juga," tegas Euis.

Bahkan hari ini, diselenggarakan pameran Batik Warisan Budaya IV kembali digelar mulai 2-5 Agustus 2011. Pameran ini menjadi ajang pemanasan atau pra acara World Batik Summit September 2011.

"Ini ajang internasional dan rencananya akan dibuka presiden," timpal Menteri Perindustrian, MS Hidayat.

Pameran Batik Warisan Budaya IV yang bertepatan dengan bulan Ramadhan dan jelang Lebaran, penyelenggara mengharapkan nilai transaksi bisa lebih dari Rp 800 juta atau melebihi dari acara serupa pada 2010.

(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads