Hidayat Berambisi Industri Fesyen Tak Hanya Jadi Penjahit

Hidayat Berambisi Industri Fesyen Tak Hanya Jadi Penjahit

- detikFinance
Senin, 15 Agu 2011 12:41 WIB
Hidayat Berambisi Industri Fesyen Tak Hanya Jadi Penjahit
Jakarta - Pemerintah akan dorong produk fesyen berkembang dan mengarah ke industri fesyen dengan mengangkat merek lokal. Peningkatan branding agar Indonesia tak hanya menjadi tukang jahit namun jadi pusat mode ternama di dunia.

Hal ini disampaikan Menteri Perindustrian MS Hidayat usai launching Indonesia Fashion Week 2012, di kantornya Jakarta, Senin (15/8/2011).

"Jangan cuma jadi penjahit. Di kita banyak garmen yang membuat untuk label-label terkenal. Ini jangan terus-menerus. Kita sudah lakukan seminar awal untuk branding Indonesia, minggu lalu," jelas Hidayat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, produk fesyen harus didukung menuju industrialisasi. Karena jika tidak, produk fesyen Indonesia akan tergerus ditengah persaingan global.

"Jadi fashion tidak semata-mata art. Tapi art jadi bagian dari industri. Harus ada dukungan komponen penting. Kita punya peluang untuk itu, seperti yang sudah terjadi di negara-negara maju, seperti Italia, Perancis, Jepang, Korea. Kita punya talenta tinggi dan inovasi," paparnya.

Ia menambahkan, produk fesyen terus berkembang. Konstribusi ekspor sektor fesyen sekitar 55% dari total ekpsor industri kreatif tahun 2010 yang mencapai US$ 72 miliar. Sebagai salah satu industri yang menyerap banyak tenaga kerja, lanjutnya, penting bagi pemerintah untuk mendukung kekuatan ekonomi kerakyatan tersebut.

"Dunia fashion di Indonesia juga harus melestarikan budaya yang dimilikinya. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menyisipkan nama daerah asal dari produk fashion tertentu untuk dikenalkan ke masyarakat global," paparnya.

Pegelaran Indonesia Fashion Week 2012 yang digagas Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), pun direspons positif oleh Hidayat. Dengan mengangkat tema Colorful Indonesia Culture acara ini diharapkan dapat menjadi media penggerak ekonomi kreatif Indonesia.

"(Indonesia Fashion Week 2012) juga menampilkan inovasi, kreatifitas dan informasi dalam industri mode secara lengkap, berkualitas dan unik," tegasnya.

(wep/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads