"Siapa saja yang sudah mengajukan dan investasi baru yang dapat seperti Kuwait, Posco, Lotte di bidang petrokimia," kata Hidayat saat dihubungi detikFinance, Senin (15/8/2011).
Ia mengatakan dengan adanya tak holiday ini maka target tambahan dua kilang baru yang dibutuhkan bisa segera tercapai. Bahkan kata dia beberapa investor industri baja asal China akan segera memastikan berinvestasi di Indonesia pasca terbitnya tax holiday.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kayak pabrik baja China yang mau joint dengan Gunung Garuda, hanya tinggal menunggu penyikapan, begitu diumumkan mereka akan datang lagi ke saya. Investasinya kira-kira US$ 2 miliar, di baja hulu," katanya.
Hidayat juga mengatakan terkait dengan perluasan tax allowance sesuai dengan PP No.62 tahun 2008 saat ini masih dalam proses persetujuan presiden. Pihaknya setidaknya sudah mencatat akan ada 250 sektor industri yang mendapat fasilitas ini yaitu fasilitas PPh yang diberikan adalah pengurangan penghasilan neto sebesar 30% dari jumlah investasi yang dibebankan selama 6 tahun.
Ia juga menegaskan fasilitas tax holiday maupun tax allowance tak akan mempengaruhi penerimaan negara dari sisi pajak. Semua ketentuan itu sudah diperhitungkan secara masak dari efek yang bisa dihasilkan dari industri bersangkutan.
"Tax holiday sudah dihitung meski PPh dikasih free 5 tahun sudah dihitung bahwa itu pionir dan investasinya besar dan memberikan multiplier effect," katanya.
Kuwait Petroleum International Company (KPI), yang merupakan anak usaha dari Kuwait Petroleum Corporation (KPC), bersama dengan Pertamina telah menandatangani MoU (Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding) untuk melakukan studi kelayakan terkait rencana pembangunan Kilang Baru Balongan yang berkapasitas 200-300 ribu barel per hari. Kilang tersebut nantinya terintegrasi dengan kompleks kilang di Jawa Barat, diperkirakan akan menelan dana lebih dari US$ 8 miliar.
Sementara itu kelompok usaha terkemuka asal Korea Selatan, Lotte Group siap menanamkan investasi sebesar US$ 5 miliar untuk membangun pabrik plastik atau petrokimia.
Proyek patungan antara PT Krakatau Steel Tbk dan Pohang Iron and Steel Corporation (POSCO) senilai US$ 6 miliar akan membangun pabrik baja berkapasitas 6 juta ton di Cilegon, Banten.
Hari ini Menteri Keuangan Agus Martowardojo resmi mengumumkan pemberian insentif tax holiday ke 5 sektor yaitu industri logam dasar, industri pengilangan minyak bumi atau kimia dasar organik yang bersumber dari minyak bumi gas alam, industri permesinan, industri di bidang sumber daya terbarukan dan industri peralatan telekomunikasi.
Insentif itu dalam bentuk pembebasan pajak penghasilan (PPh) badan (perusahaan) selama minimal 5 tahun sejak operasi komersil. Diberikan kepada investor yang mengajukan yang memenuhi investasi Rp 1 triliun dan dibidang yang pionir, bahkan insentif ini akan berlaku bagi investor yang sudah berinvestasi satu tahun lalu.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatakan lima perusahaan telah ajukan permintaan insentif perpajakan yaitu keringanan PPh badan (tax allowance) atau pembebasan PPh badan (tax holiday).
Lima perusahaan yang telah mengajukan permintaan fasilitas pajak baik tax holiday maupun tax allowance adalah Caterpillar yang memiliki nilai investasi sekitar US$ 500 juta atau sekitar Rp 500 miliar, Posco yang memiliki nilai investasi US$ 6 miliar atau Rp 60 triliun, Kuwait Petroleum Corporation (KPC) dengan nilai investasi US$ 6-7 miliar atau Rp 60-70 triliun, kemudian PT Indorama Sintetic Tbk yang memiliki investasi sekitar US$ 300 juta-500 juta atau Rp 500 miliar, dan Hancook yang memiliki investasi sebesar US$ 353 juta.
Gita menyatakan untuk Posco dan KPC dimungkinkan untuk meminta fasilitas tax holiday.
"Posco US$ 6 miliar, saya rasa tax holiday. KPC juga kelihatannya tax holiday," ujarnya.
(hen/dnl)











































