China Berminat Masuk Industri Air Minum di Pekanbaru

China Berminat Masuk Industri Air Minum di Pekanbaru

- detikFinance
Kamis, 18 Agu 2011 15:47 WIB
China Berminat Masuk Industri Air Minum di Pekanbaru
Pekanbaru - Investor asal China berniat menanamkan investasinya di sektor industri air minum di Pekanbaru sebesar Rp 2,5 triliun. Investasi ini akan ditanamkan di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak.
 
Rencana investasi itu disampaikan Gubernur Riau, Rusli Zainal dalam perbincangan kepada detikFinance, Kamis (18/8/2011) di Pekanbaru. Menurut Rusli, investasi sebesar Rp 2,5 T dari investor China itu untuk membenahi PDAM Tirta Siak yang kondisinya sangat kritis.

"Kita berharap dengan nilai Rp 2,5 triliun, PDAM kedepan bisa lebih baik lagi. Dengan nilai investasi itu bisa untuk mengembangkan pelanggan kedepan sampai 600 ribu pelanggan baru," kata Rusli.
 
Menurut Rusli, saat ini pelanggan PDAM Tirta Siak di Pekanbaru hanya sekitar 20 ribu pelanggan. Jumlah pelanggan ini dari tahun ketahun tidak bisa berkembang. Hal ini karena pengelolaan PDAM Pekanbaru tidak dikelola secara professional.
 
"Jumlah penduduk Pekanbaru saat ini ada 900 jiwa, tapi pelanggan PDAM sendiri hanya sekitar 20 ribu pelanggan. Tingkat kebocoran penyaluran airnya mencapai 60 persen. Jadi memang PDAM kita sangat amburadul sekali. Kita berharap dengan investor China itu nantinya dapat dibenahi yang lebih baik lagi," kata Rusli.
 
Rusli menjelaskan, kondisi PDAM Pekanbaru saat ini memiliki 16 unit mesin pengolahan air. Dari jumlah tersebut, hanya lima unit mesin pengelolaan air yang berfungsi normal. Sisanya, 11 unit mesin dalam kondisi rusak berat dan tidak ada perbaikan sama sekali
 
"Kita melihat kedepan peluang bisnis air bersih di Pekanbaru sangat potensial. Karena itu kita menggandeng investor China yang siap menanamkan ivestasinya. Bulan depan MoU akan kita tandatangani dengan investor tersebut," ungkap Rusli.

(cha/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads