Harga Baja China Naik, RI 'Latah'

Harga Baja China Naik, RI 'Latah'

- detikFinance
Rabu, 24 Agu 2011 10:40 WIB
Harga Baja China Naik, RI Latah
Jakarta - Produsen baja dalam negeri siap menaikan harga usai hari raya Lebaran tahun 2011 ini. Hal ini ternyata mengikuti rencana kenaikan yang dilakukan salah satu negara produsen baja terbesar, China hingga 4%.

"September-Oktober China akan menaikan baja 3-4%. Ini karena stok di pasar kurang, hingga produsen menaikkan harga," ujar Vice President Corporate Communication PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS), Wawan Hernawan, di Jakarta, Selasa malam (23/8/2011).
Β 
Menurut Wawan, harga baja memang selalu naik usai Lebaran sama saja seperti pada periode lalu. Besaran masih belum diketahui, namun yang jelas kenaikan harga baja akan meningkatkan kinerja perusahaan di 2011.

"Naik, karena seperti itu sebelum-sebelumnya. Semakin menjadi, dengan China yang akan naik 3-4%. Namun Indonesia bagus, dengan tingkat ekonomi yang meningkat," imbuh Wawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Direktur Pemasaran KRAS Irvan Kamal Hakim menyebut, kecenderungan masyarakat membangun setelah libur Lebaran sangat besar. Hingga permintaan meningkat, diiringi dengan kenaikan volume produksi baja perseroan.

(wep/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads