Aneh! Ada Petani Lokal Dukung Garam Impor

Aneh! Ada Petani Lokal Dukung Garam Impor

- detikFinance
Jumat, 26 Agu 2011 14:06 WIB
Aneh! Ada Petani Lokal Dukung Garam Impor
Jakarta - Asosiasi Petani Garam Pamekasan menyatakan masih ada sekitar 25% lahan garam di seluruh Indonesia belum terjadi panen raya garam. Penyegelan garam impor yang dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan mendapat respons negatif oleh asosiasi.

Ketua Asosiasi Petani Garam Pamekasan Faishal Baidlawi mengatakan seharusnya pemerintah masih dapat leluasa melakukan impor garam karena pelarangan impor garam hanya dapat dilakukan pada saat Indonesia sudah panen raya garam.

"Kalau sudah panen raya itu nggak boleh impor. Nah sekarang saja di daerah-daerah masih banyak yang belum panen seluruhnya," kata Faishal Baidlawi kepada detikFinance, Jumat (26/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faishal menjelaskan, sampai dengan akhir Agustus ini jumlah produksi garam lokal nasional hanya sekitar 100 ribu ton, sedangkan rata-rata konsumsi per bulan sekitar 133 ribu ton. "Jadi kenyataan di lapangan kita sebenarnya masih kurang," ujarnya.

Karena itu, Faishal menyayangkan, tindakan yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Fadel Muhammad yang menyegel dan memusnahkan garam impor yang masuk semenjak awal Agustus lalu. Menurutnuya, Fadel tidak punya wewenang untuk melakukan tindakan itu.

"Setahu saya, yang berhak melakukan penyegelan barang impor itu bea cukai, kepolisian, kejaksaan, dan Menteri Perdagangan. Kalau kaya gitu kan namanya overlap (tumpang tindih)," tuturnya.

Faishal menambahkan, tindakan pemerintah yang melakukan impor barang karena barang tidak tersedia di dalam negeri adalah suatu keharusan. Sedangkan, apabila impor barang tapi barang dalam negeri melimpah adalah suatu kesalahan.

"Impor barang karena barang kurang itu keniscayaan. Impor barang tapi barang melimpah itu kesengsaraan. Jadi silakan simpulkan sendiri," pungkasnya.

Sampai saat ini banyak asosiasi-asosiasi yang mengatasnamakan petani misalnya Pimpinan Presidium Aliansi Petani Garam Rakyat Indonesia, Asosiasi Petani Garam Pamekasan, Asosiasi Petani Garam Sampang dan Asosiasi Petani Garam Seluruh Indonesia (Apgasi).

(ade/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads