Pemerintah mengejar target pertumbuhan ekspor Indonesia yang diproyeksikan tahun 2011 akan tumbuh 20% tembus US$ 200 miliar.
Khusus untuk misi dagang ke Afrika dipimpin oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dan dilakukan secara pararel di dua negara yaitu Afrika Selatan dan Angola pada 6-14 Desember 2011 mendatang. Delegasi Indonesia selain terdiri dari unsur pemerintah, akan diwakili pula oleh Kadin Komite Afrika dan para pelaku usaha eksportir dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam misi dagang ini akan ada pertemuan bilateral dan forum bisnis antara pengusaha Indonesia dan Afrika. Selain untuk lebih mempererat hubungan bisnis antar pengusaha, forum tersebut akan membahas upaya peningkatan hubungan perdagangan sekaligus ajang promosi investasi bagi Indonesia, Afrika Selatan dan Angola.
Rencananya forum bisnis ini akan dihadiri pula oleh perwakilan pengusaha Indonesia dan pengusaha setempat yang telah memiliki jaringan luas di kawasan Afrika.
"Pemerintah perlu meningkatkan upaya untuk menerobos pasar di kawasan Afrika. Mengingat pasar Afrika adalah pasar non tradisional maka perlu dilakukan kegiatan misi dagang dengan tujuan utama melakukan penetrasi pasar, market intelligence, dan membangun hubungan perdagangan bilateral yang lebih intensif," katanya.
Ketua Komite Afrika, Kadin Indonesia Mintardjo Halim mengatakan dengan adanya misi dagang ini, akan menjadi lebih mudah bagi pengusaha untuk membangun
hubungan bisnis dengan dunia usaha di Afrika.
Afrika merupakan wilayah yang potensial untuk diversifikasi pasar karena perekonomiannya sedang berkembang, wilayahnya luas dengan jumlah penduduk yang besar, serta kemampuan daya beli masyarakat yang meningkat.
Selain wilayah Afrika, wilayah lainnya yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi tujuan ekspor adalah Amerika Selatan. Kementerian Perdagangan di 2011 ini berencana juga untuk melakukan misi dagang ke Brasil dan Argentina. Kedua negara juga akan dijadikan sebagai pintu masuk bagi produk Indonesia ke negara-negara lainnya di kawasan Amerika Selatan.
(hen/dnl)











































