Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan krisis ekonomi yang terjadi di AS dan Eropa berpotensi menekan pertumbuhan ekspor turun 20-30%. Dia menyebutkan dua produk ekspor Indonesia yang bakal terpukul signifikan dengan adanya kondisi tersebut adalah otomotif dan elektronik.
"Produk elektronik dan otomotif itu yang kena dampak langsung. Tapi, otomotif punya ekspor ke Afrika, Asia, dan pasar dalam negeri juga kuat," ujar Mari dalam jumpa pers di kantornya, Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta, Senin (26/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya yang paling kena itu elektronik semi konduktor," ujarnya.
Selain dua produk tersebut, Mari menyatakan produk lain yang akan terkena dampak krisis adalah komoditas walau untuk saat ini harga komoditas masih stabil.
"Ini perlu diwaspadai karena saat ini mungkin karena masih adanya permintaan yang besar. Untuk itu, kami usahakan diversifikasi pasar selain ke Eropa dan AS," pungkasnya.
(nia/dnl)











































