Ribut Soal Ekspor Rotan, Hidayat dan Mari Basa-basi di Depan SBY

Ribut Soal Ekspor Rotan, Hidayat dan Mari Basa-basi di Depan SBY

- detikFinance
Rabu, 28 Sep 2011 12:46 WIB
Ribut Soal Ekspor Rotan, Hidayat dan Mari Basa-basi di Depan SBY
Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat dan Mendag Mari Elka Pangestu terlihat 'akur' di acara pembukaan World Batik Indonesia, Jakarta Convention Centre hari ini (28/9/2011). Namun sejatinya kedua menteri itu sedang bersitegang soal kebijakan ekspor rotan.

Mereka terlihat bersebelahan mengikuti rombongan Presiden SBY yang sedang melakukan peninjauan di lokasi World Batik Indonesia, JCC, Senayan, Jakarta. Namun setelah, sang Presiden meninggalkan JCC, keakraban dua menteri itu berakhir.

"Sudah yah, sudah yah," kata Mari masuk ke mobilnya dan meninggalkan JCC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Menperin MS Hidayat dengan gamblang mengatakan sikap akurnya terhadap rekannya di kabinet itu untuk menjaga kesan saja. "Ya itu supaya kelihatan akur saja," ucap Hidayat.

Ia juga mengaku belum melakukan pembicaraan lagi dengan Mari soal pembahasan revisi peraturan menteri perdagangan soal ketentuan ekspor rotan.

"Belum ngomong tuh, tadi saya basa-basi saja, mungkin dia lagi nggak mau baca koran kali," sergahnya.

Menteri Perindustrian MS Hidayat sebelumnya mengaku kesal dengan sikap Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yang tetap ngotot ingin mengekspor rotan Indonesia. Dua menteri ini berbeda persepsi dalam menentukan kebijakan soal bahan baku rotan yang dimiliki Indonesia.

Hidayat berpandangan ekspor rotan harus dihentikan karena kebijakan itu sama saja memberi peluru kepada pesaing industri rotan negara lain seperti China. Sementara Mari beranggapan ekspor rotan tetap diperlukan karena tak semua jenis rotan di Indonesia bisa dipakai oleh industri dalam negeri.
(nia/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads