Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menyatakan saat ini nilai ekspor batik kain maupun produk turunannya ke pasar AS mencapai US$ 60 juta.
"Kalau sekarang sebetulnya kalau kita masukan produk-produk turunan yang lain angka kita menunjukan US$ 60 juta," ujarnya saat ditemui di JCC, Rabu (28/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mari menyatakan akan melakukan diversifikasi pasar guna meningkatkan ekspor produk asli Indonesia ini. Diversifikasi pasar tersebut meliputi wilayah Afrika dan Asia.
"Kita harapkan ini akan meningkat terus, tapi di luar nilai batik sebagai produk, seperti yang disampaikan Bapak Presiden sebagai wujud diplomasi Indonesia itu ada nilai yang lebih tinggi lagi. Batik sebagai branding Indonesia," pungkasnya.
(nia/hen)











































