"Yang ingin kami lakukan adalah memastikan saat kami melakukan investasi, kami memiliki dan didukung oleh infrastruktur yang tepat di sekitar area tempat investasi sehingga kami bisa berproduksi dengan sukses," ujar Paul dalam jumpa pers di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (29/9/2011).
Paul mengatakan, Unilever baru mendapatkan persetujuan dari pemerintah melalui Menko Perekonomian Hatta Rajasa untuk menanamkan investasi Rp 1 triliun pembangunan pabrik baru di Surabaya yang bakal menyerap 500 ribu tenaga kerja baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan Paul dengan SBY juga dihadiri oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wirjawan.
Dikatakan Paul, Indonesia saat ini memegang peranan penting dalam perekonomian dunia. Unilever merasa puas bisa berinvestasi di Indonesia. Saat ini pabrik produk Ponds milik Unilever merupakan pabrik ekspor terbesar Unilever di wilayah ASEAN. Demikian juga pabrik es krimnya.
Unilever senang mendapatkan dukungan dari Presiden SBY dalam menjamin keamanan dan kenyamanannya berinvestasi. Unilever telah berinvestasi di Indonesia sejak 1933.
(dnl/hen)











































