Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatakan ia sudah melakukan pertemuan dengan Ed Fast. Gita menuturkan selain masalah perjanjian investasi, ia juga mengangkat isu soal investasi RIM dalam pertemuan itu.
"Mendag Kanada yang datang menyampaikan kepentingan keinginan kita untuk lakukan industrialisasi di Indonesia. Apapun untuk tingkatkan itu kita harus lakukan baik itu fiskal dan non fiskal. Mereka sangat mendengarkan pesan kita dan ingin carikan solusi. Sangat akan disampaikan ke mereka (RIM)," kata Gita saat ditemui di kawasan Cikampek, Jawa Barat, Senin (3/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pokoknya supaya mereka bisa bangun pabrik di sini," katanya.
Seperti diketahui pabrik BlackBerry di Malaysia sudah beroperasi sejak 1 Juli 2011 lalu dengan pola outsource di kawasan industri Penang, Malaysia.
Sejak mulai beroperasi pada 1 Juli 2011 silam, RIM berharap produksi dari pabrik tersebut dapat memasok permintaan BlackBerry di seluruh kawasan Asia, termasuk Indonesia sebagai pengguna BlackBerry terbesar di Asia Tenggara.
(hen/dnl)











































